Posted by on 29/04/2017

PDO ( PHP DATA OBJECTS ) adalah suatu alat ( interface universal ) yang dapat berkomunikasi dengan database di server . PDO ini cocok sekali dengan oop php , dan ini sangat disarankan menggunakan PDO dibanding menggunakan mysql , mysqli . menggunakannya pun mudah dan tidak jauh beda dengan interface lainnya. PDO tidak mempermasalahkan driver database yang digunakan jadi sangat fleksibel sekali .

Disini saya akan mengasih tutorial serta penjelasan cara mengkoneksikan PDO di PHP dengan konsep oop

koneksi pdo

<?php

class Database{

  private $koneksi,
          $host = ‘localhost’,
          $user = ‘root’,
          $pass = ”,
          $dbname = ‘unsadacoder’;

  function __construct(){
    try{
        $this->koneksi = new PDO(“mysql:host=$this->host;dbname=$this->dbname”, $this->user, $this->pass);
        $this->koneksi->setAttribute(PDO::ATTR_ERRMODE, PDO::ERRMODE_EXCEPTION);
        echo “<h1>koneksi berhasil</h1>”;
    }catch(PDOException $e){
        $e->getMessage();
    }
  }
}
?>

penjelasan :

$this->koneksi = new PDO(“mysql:host=$this->host;dbname=$this->dbname”, $this->user, $this->pass);

format koneksi PDO didahului oleh :

“driver database : host = “” ;dbname=””; user database , password database”   

mysql disini adalah driver yang database digunakan dan kebetulan saya memakai mysql , jika menggunakan driver ganti mysql dengan driver database yang dipakai .

$this->koneksi->setAttribute(PDO::ATTR_ERRMODE, PDO::ERRMODE_EXCEPTION);

PDO::ATTR_ERRMODE berfungsi mengatur error menjadi beberapa pilihan :

PDO::ERRMODE_SILENT berfungsi pilihan default. Jika kita tidak mengubah setingan error, pilihan inilah yang digunakan. Untuk mengecek error, kita bisa menggunakan method PDO::errorCode() dan PDO::errorInfo().

PDO::ERRMODE_WARNING berfungsi untuk menampilkan error berupa warning PHP, kemudian PHP akan melanjutkan proses eksekusi program. Pilihan ini cocok untuk proses debugging.

PDO::ERRMODE_EXCEPTION berfungsi digunakan untuk menampilkan error dengan exceptions. Pilihan inilah yang sering digunakan untuk menampilkan error dengan TRY…CATCH.

pertanyaan :

kenapa PDO menggunakan :: untuk pemanggilan fungsinya ?

jawab : 
karena PDO itu mengikuti konsep oop itu sendiri dan di oop pemanggilan fungsi bisa menggunakan static ( :: ) karena static itu sudah object dan tidak perlu menggukana kata $this atau tanda panah , jadi static sudah berupa object .

dan untuk mengetes nya bisa meggunakan code object seperti ini :

<?php

new Database();

?>

dan jika sudah save lalu jalankan dan jika berhasil maka tampilan akan seperti ini :

 
Mungkin sekian tutorial dari saya dan semoga bermamfaat .

Posted in: Coding, Tutorial

Comments

Be the first to comment.

Leave a Reply


You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

*